NGAJI GHOYAH WA AT-TAQRIB


BAB SHOLAT BAGIAN KE- I

الصلاة المفروضة خمس الظهر وأول وقتها زوال وقتها زوال الشمس وآخره إذا صار ظل كل شيء مثله بعد الزوال والعصر وأول وقتها الزيادة على ظل المثل وآخره في الاختيار إلى ظل المثلين وفي الجواز إلى غروب الشمس والمغرب ووقتها واحد وهو غروب الشمس وبمقدار ما يؤذن ويتوضأ ويستر العورة ويقيم الصلاة ويصلي خمس ركعات والعشاء أول وقتها إذا غاب الشفق الأحمر وآخره في الاختيار إلى ثلث الليل وفي الجواز إلى طلوع الفجر الثاني والصبح وأول وقتها طلوع الفجر الثاني وآخره في الاختيار إلى الأسفار وفي الجواز إلى طلوع الشمس
(غاية والتقريب)

Sholat yang diwajibkan dalam syariat agama islam adalah sholat lima waktu, yaitu:
  1. Sholat Dzuhur, adapun waktu pelaksanaannya mulai dari zawal-nya matahari artinya matahari melebihi batas tepat diatas kita sampai bayangan pada benda lebih panjang dari asal bendanya.
  2. Sholat Ashar, adapun waktu pelaksanaannya mulai dari ketika bayangan pada benda lebih panjang dari asalnya dan batasan waktu akhirnya, ketika dalam keadaan Ikhtiar (memilih) sampai pada waktu bayangan dari benda dua kali lipat dari benda asalnya, dan sampai pada ghurubus syams terbenamnya matahari ketika dalam keadaan tidak bias memilih.
  3. Sholat Magrib, adapun waktu pelaksanaannya cuma satu, yaitu ghurubus syams dengan ukuran seseorang melakukan pekerjaan Adzan, berwudlu, kemudian menutup aurat lalu melaksanakan 5Rakaat sholat.
  4. Sholat Isya’, adapun waktu pelaksaannya mulai dari hilangnya mega merah yang tampak pada langit dan batasan waktu akhirnya ketika dalam keadaan ikhtiyar (memilih) sampai pada 1/3malam dan sampai waktu menyisingnya waktu fajar ketika tidak dalam keadaan ikhtiar (memilih).
  5. Sholat Subuh, adapun waktu pelaksaannya mulai menyisingnya fajar yang ke-II dan batasan waktu akhirnya ketika dalam keadaan Ikhtiar (memilih) sampai pada waktu ashfar (waktu tampaknya pandangan oleh awal kali pertama cahaya matahari) dan sampai pada waktu terbitnya matahari ketika tidak dalam keadaan ikhtiar (memilih).
KETERANGAN
· Kewajiban melaksanakan fardu Sholat ada 3Macam:
1. Fardu ain bis syar’i yaitu sholat lima waktu sebagaimana sudah kita bahas penetapan waktu pelaksanaannya diatas.
2. Fardu ain bin nadr yaitu diwajibkan kepada orang yang bernadzar untuk melaksanakan sholat.
3. Fardu kifayah yaitu tidak akan gugur kewajibannya ketika suatu kampung tidak ada seorangpun yang mengerjakannya yaitu sholat jenazah.
· Sejarah dari kali pertama perintah sholat lima waktu adalah ketika Isro’ mi’raj.
· Kesepakatan Ulama’ sholat Isya’ dikhususkan untuk umat Rasululloh SAW, sedangkan sholat Subuh sebelumnya sudah diwajibkan untuk Nabiulloh Adam ‘alaihi salam, sholat Dzuhur untuk Nabiulloh Ibrahim ‘alaihi salam, sholat Ashar untuk Nabi Sulaiman ‘alaihi salam, dua rakaat Maghrib untuk Nabiulloh Isa ‘alaihi salam dan satu rakaat untuk Umat Nabiulloh Isa ‘alaihi salam.
Waqila ada yang berpendapat bahwa sholat Dzuhur sebelumnya diwajibkan untuk Nabiulloh Daud ‘alaihi salam, sholat Maghrib untuk Nabiulloh Ya’kub ‘alaihi salam, sholat Isya’ Untuk Nabiulloh Yunus ‘alaihi salam dan ada juga yang berpendapat bahwa Sholat Isya’ untuk Nabiulloh Musa ‘alaihimus sholatu wasalam.
Wallhu a’lam bishowaf...
Refrensi :
· Ghoyah Wa al-Fathul Qarib.
· Nihayatuzzain.


Share

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar